JAKARTA - Daftar 10 saham net sell asing IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) pada Kamis, 2 Juli 2026 memperlihatkan beberapa emiten yang dilepas oleh pemodal eksternal.
Menukil data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) via Stockbit, jalannya IHSG pada sesi I disudahi dengan lonjakan sebesar 1,7 persen atau menguat 97,051 poin menuju level 5.792,167.
Akselerasi IHSG tersebut disokong oleh performa sejumlah indeks sektoral yang bergerak menguat. Lini dengan kenaikan paling masif ditempati oleh sektor barang baku yang melesat 3,64 persen, mengekor di belakangnya sektor perindustrian tumbuh 3,17 persen, barang konsumen non-primer naik 1,84 persen, serta sektor energi terdongkrak 1,26 persen.
Selanjutnya, sektor properti dan real estate menguat 1,24 persen, infrastruktur terapresiasi 1,16 persen, sektor keuangan tumbuh 0,98 persen, teknologi naik 0,57 persen, barang konsumen primer merangkak 0,06 persen, dan lini kesehatan naik 0,57 persen.
Akumulasi volume perdagangan di BEI kemarin menyentuh angka 13,084 miliar lembar saham, dengan nilai total transaksi mencapai Rp 6,49 triliun. Terdata sebanyak 463 saham bergerak menguat, 172 saham mengalami penyusutan, dan 166 saham lainnya bergerak stagnan.
BBRI bertengger sebagai komoditas saham yang paling banyak dilepas oleh para penanam modal pada penutupan perdagangan IHSG sesi I siang ini. Berikut merupakan jajaran 10 saham dengan nilai net sell terbesar oleh asing pada penutupan IHSG sesi I Kamis, 2 Juli 2026:
10 saham net sell asing IHSG
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 175,54 miliar
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 35,30 miliar
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 32,63 miliar
PT Astra Motor Tbk (ASII) Rp 24,26 miliar
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 20,81 miliar
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 19,77 miliar
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) Rp 15,40 miliar
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 14,90 miliar
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Rp 10,38 miliar
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp 9,7 miliar