Pizza Hut Global Ganti Pemilik, PZZA Pastikan Operasional di RI Normal

Pizza Hut Global Ganti Pemilik, PZZA Pastikan Operasional di RI Normal
Induk Pizza Hut Global Ganti Pemilik, PZZA Jelaskan Nasib Waralaba [FOTO : NET].

JAKARTA — PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) memberikan penjelasan mengenai nasib perjanjian waralaba yang sedang berjalan di Indonesia sehubungan dengan adanya pergantian kepemilikan bisnis Pizza Hut secara global. 

Emiten pengelola jaringan Pizza Hut di Indonesia tersebut menegaskan bahwa operasional tetap berjalan normal di tengah proses transisi prinsipal global.

Manajemen PZZA menjelaskan bahwa operasional Pizza Hut di Indonesia tetap berada di bawah naungan perseroan, meskipun induk Pizza Hut global, yakni Yum! Brands Inc., telah menandatangani perjanjian pelepasan bisnis Pizza Hut.

 Perseroan menegaskan bahwa transaksi di tingkat prinsipal tersebut tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional maupun layanan Pizza Hut di Indonesia. 

Seluruh gerai Pizza Hut Restaurant dan Pizza Hut Delivery (PHD) tetap beroperasi secara normal, termasuk layanan kepada pelanggan, hubungan dengan mitra usaha, serta implementasi strategi bisnis perseroan.

President Director & Chief Executive Officer PT Sarimelati Kencana Tbk., Boy Lukito, mengatakan bahwa perseroan menyambut baik langkah strategis Yum! Brands untuk memperkuat posisi Pizza Hut secara global. 

Ia memastikan perjanjian waralaba yang dimiliki tetap berlaku dan tidak terdapat perubahan pada struktur kepemilikan, pengendalian, maupun status perseroan sebagai perusahaan publik. 

Hubungan kerja, dukungan operasional, serta interaksi sehari-hari dengan prinsipal global juga dipastikan tetap berjalan selama masa transisi.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan prinsipal selama masa transisi ini dan tetap fokus pada pelaksanaan strategi pertumbuhan di Indonesia, sekaligus memastikan layanan terbaik bagi pelanggan di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (21/6/2026).

Di sisi lain, perseroan menyebut kinerja bisnis Pizza Hut Indonesia terus menunjukkan tren positif. PZZA telah membukukan laba selama enam kuartal berturut-turut sejak kuartal IV/2024, yang mencerminkan berlanjutnya momentum pemulihan bisnis. 

Perseroan juga menyambut positif masuknya LongRange Capital sebagai pemilik baru Pizza Hut Global untuk pasar di luar China. 

Berdasarkan penjelasan prinsipal global, LongRange Capital mengusung strategi yang berfokus pada penguatan operasional, peningkatan pengalaman pelanggan, serta pertumbuhan jangka panjang melalui kemitraan yang erat dengan manajemen dan jaringan franchisee di berbagai negara.

Sebelumnya, Yum! Brands Inc. mengumumkan pelepasan bisnis Pizza Hut Global kepada LongRange Capital dan Yum! China Holdings dengan nilai transaksi diperkirakan mencapai US$2,7 miliar.

Berdasarkan keterangan resmi Yum! Brands, penjualan Pizza Hut Global kepada LongRange Capital tidak mencakup bisnis Pizza Hut di China. Kepemilikan Pizza Hut China akan dialihkan kepada Yum! China Holdings. 

Yum! akan menjual bisnis Pizza Hut Global di luar China kepada LongRange Capital senilai sekitar US$1,5 miliar. Selain itu, Yum! berpeluang memperoleh tambahan pembayaran sebesar US$75 juta pada 2030.

 Sementara itu, berdasarkan perjanjian dengan Yum China, Pizza Hut China akan dijual kepada Yum! China Holdings dengan nilai sekitar US$1,2 miliar. Dari kedua transaksi tersebut, Yum! memperkirakan akan memperoleh hasil bersih sekitar US$2,3 miliar setelah memperhitungkan pajak, penyesuaian penyelesaian transaksi, dan biaya terkait transaksi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index