JAKARTA — Nilai tukar mata uang rupiah ditutup menguat atas dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi perdagangan Senin (15/6/2026). Berikut merupakan rincian kurs dolar AS di BCA, BRI, Bank Mandiri, serta BNI hari ini, Selasa (16/6/2026).
Pada sesi perdagangan kemarin, Senin (15/6/2026), nilai tukar mata uang rupiah ditutup merangkak naik 0,85% atau 151,50 poin menuju posisi Rp17.708,50 per dolar AS. Pada momentum yang sama, indeks dolar AS (DXY) merosot 0,24% menuju angka 99,51.
Pengamat pasar mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah bakal kembali ditutup menguat pada sesi perdagangan Selasa (16/6/2026) pada rentang Rp17.650 sampai Rp17.700 per dolar AS.
Terdapat rentetan sentimen yang mendikte laju pergerakan mata uang rupiah. Ditinjau dari luar negeri, Ibrahim memaparkan jika saat ini kalangan pemodal tengah memantau dengan cermat seberapa cepat sektor produsen Timur Tengah bisa meneruskan aktivitas produksi serta ekspor minyak sesudah adanya kendala pasokan imbas peperangan, serta apakah lebih banyak armada kapal bakal berlayar ke kawasan itu.
Bukan cuma itu, pada pekan ini atensi pasar pun bakal mengarah pada pengumuman regulasi teranyar dari sejumlah Bank Sentral dengan titik fokus utama pada ketetapan kebijakan moneter The Fed, yang untuk pertama kalinya dinakhodai oleh pemimpin anyarnya Kevin Warsh.
Sementara dari aspek domestik, Ibrahim menjabarkan jika merosotnya harga minyak mentah dunia ke bawah level US$80 per barel bakal bertindak selaku sentimen positif lantaran diproyeksikan mampu memangkas tekanan atas defisit APBN.
“Selain itu, pasar juga mencermati potensi efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penurunan target pembangunan Koperasi Desa Merah putih sebesar 50%,” jelas Ibrahim.
Melihat situasi global yang berangsur pulih, Ibrahim menilai publik Indonesia saat ini tengah beramai-ramai melepaskan kepemilikan valuta asingnya. Strategi ini diharapkan mampu menyokong stabilisasi nilai tukar rupiah yang pada periode sebelumnya sempat bertengger di titik paling rendah pada kisaran Rp18.200 per dolar AS.
Untuk ke depannya, titik fokus pasar bakal bergeser pada pertemuan kebijakan Bank Indonesia pada penghujung pekan ini, yang mana pihak BI telah mengambil tindakan pengetatan lanjutan pada 9 Juni 2026 lewat peningkatan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 bps ke posisi 5,50%.
"Langkah pre-emptive ini dioptimalkan untuk melindungi nilai tukar rupiah dari gejolak global dan menahan keluarnya arus modal asing (capital outflow),” pungkasnya.
Berikut merupakan rincian kurs dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, serta BNI, hari ini Selasa (16/6/2026):
Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.51 WIB mematok tarif beli dolar AS senilai Rp17.670 dan tarif jual senilai Rp17.760 merujuk pada ketentuan e-rate. Bersandarkan pada aturan TT counter, lembaga bank swasta paling besar di Indonesia itu menetapkan harga beli dolar AS senilai Rp17.525 serta harga jual Rp17.800.
Kemudian merujuk pada bank notes, harga beli dan harga jual dolar AS masing-masing dipatok senilai Rp17.578 serta Rp17.853.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) per 15 Juni 2026 memasang harga beli dan harga jual dolar AS masing-masing senilai Rp17.688 serta Rp17.715 guna sektor e-rate.
Selanjutnya untuk lini TT counter, lembaga bank pelat merah itu mematok harga beli sebesar Rp17.600 per dolar AS serta harga jual Rp17.800 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) per 15 Juni 2026 pukul 09.31 WIB menetapkan nominal beli dan nominal jual untuk sektor special rate masing-masing senilai Rp17.725 serta Rp17.755 per dolar AS.
Lalu, lembaga bank dengan lambang pita emas tersebut memasang harga beli dolar AS senilai Rp17.500 serta harga jual Rp17.800 untuk lini TT counter. Kemudian untuk sektor bank notes, Bank Mandiri mematok harga beli sebesar Rp17.500 per dolar AS, sedangkan harga jual senilai Rp17.800 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada pukul 09.50 WIB mematok harga beli dan jual dolar AS untuk sektor special rates masing-masing senilai Rp17.660 serta Rp17.760.
Bersandarkan pada ketentuan TT counter, BNI pada pukul 09.50 WIB memasang harga beli dolar AS senilai Rp17.500 serta harga jual Rp17.800. Untuk kategori bank notes, BNI menetapkan harga beli dolar AS senilai Rp17.500 per dolar AS serta harga jual sebesar Rp17.800 per dolar AS.