JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa tingkat kepercayaan investor luar negeri terhadap Indonesia tergolong sangat tinggi.
Rosan memperoleh kesimpulan tersebut usai pihak Danantara melakukan kunjungan ke berbagai negara, seperti Hong Kong, Inggris, Singapura, serta Amerika Serikat (AS).
Dalam rangkaian perjalanan itu, Danantara memperkenalkan Global Bond Danantara dan melakukan pertemuan dengan 122 investor.
"Setelah kami melakukan roadshow di beberapa negara itu dan kami sampaikan juga kebijakan-kebijakan policy dan investasi dari Danantara lakukan, alhamdulillah saya boleh laporkan response-nya itu sangat baik," ujar Rosan, Senin (15/6/2026).
Rosan menjelaskan, target awal yang ingin diraih melalui Global Bond Danantara sejatinya cuma sebesar 1 miliar dollar AS.
Namun, pada kenyataannya penawaran yang masuk menyentuh angka 4,6 miliar dollar AS, atau melonjak hingga 3 kali lipat dari target semula.
"Sehingga, melihat animo yang begitu tinggi, akhirnya kami upsize atau meningkatkan dari 1 miliar menjadi 1,5 miliar, yang di mana itu dibagi menjadi 5 tahun dan juga 10 tahun," ucap dia.
"Nah, dari yang 5 tahun ini, yang awalnya tadinya kami diindikasikan karena keadaan memang juga sedang pada saat itu memang pasar modal kami sedang turun, kemudian mata uang kami juga kami sedang tertekan, memang waktu itu banyak mempertanyakan timing-nya juga," sambung Rosan.
Menurut Rosan, tingginya minat terhadap Global Bond Danantara ini menjadi bukti nyata atas kepercayaan para investor kepada Indonesia.
"Nah, ini adalah hasil yang sangat sangat baik, dan ini membuktikan juga bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia ini tinggi dan ini terbukti dan ini real ya. Dan ini real. Kenapa? Karena tanggal 11 kemarin kita sudah signing, dan tanggal 18, dan ini akan masuk ke dalam rekening Danantara," papar dia.
Rosan pun membeberkan bahwa sebelumnya sempat berembus anggapan jika tidak bakal ada investor yang bersedia menanamkan modalnya di Indonesia lantaran meragukan pemerintah.
Namun, berkaca pada data serta statistik yang diperoleh saat ini, Rosan menegaskan bahwa spekulasi miring tersebut dengan sendirinya terpatahkan.
"Dan ini pun di banyak media termasuk juga salah satunya di Bloomberg langsung menyatakan bahwa 'Danantara Sells Debut Dollar Bond, A Win For Prabowo After Rout'. Jadi, ini juga disampaikan di dalam Bloomberg dan juga tadi saya cek quote-nya salah satunya setelah kita closing. Ini yang menyatakan bahwa bond kita ini memang sangat sukses dilihat dari segi permintaannya, dilihat dari segi yield-nya yang relatif rendah," imbuh Rosan.