Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Fokus Modernisasi dan Transformasi Garuda Indonesia Jadi Maskapai Dunia

Presiden Prabowo Fokus Modernisasi dan Transformasi Garuda Indonesia Jadi Maskapai Dunia
Presiden Prabowo Fokus Modernisasi dan Transformasi Garuda Indonesia Jadi Maskapai Dunia

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan ingin memperbesar kapasitas Garuda Indonesia. Pernyataan ini disampaikan saat bertemu Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan, “Kita mau memperbesar Garuda. Jangan sampai kalah dengan maskapai lain." Presiden menekankan Garuda sebagai maskapai nasional kebanggaan Indonesia.

Pertemuan ini mencerminkan tekad pemerintah mendorong modernisasi dan transformasi sektor penerbangan nasional. Upaya ini juga bertujuan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri aviasi global.

Strategi Pengembangan dan Konektivitas Nasional

Langkah strategis pemerintah sejalan dengan upaya memperkokoh konektivitas nasional. Modernisasi Garuda diharapkan meningkatkan kualitas layanan transportasi udara di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata. Garuda yang kuat akan menjadi ujung tombak mobilitas dan infrastruktur transportasi nasional.

Direktur Utama Garuda, Glenny Kairupan, menjelaskan, Presiden membahas tentang kemajuan teknologi pesawat. “Ya tentang Garuda, tentang pesawat yang super-super maju sekarang. Teknologi yang maju kita ikut juga di dalam perkembangan teknologi," ujar Glenny.

Meskipun membahas teknologi, belum ada rencana pembelian pesawat baru setelah pertemuan tersebut. Saat ini fokus utama Garuda adalah koordinasi terkait perkembangan teknologi global.

Suntikan Modal dan Penyehatan Armada

Garuda Indonesia melalui Danantara menerima suntikan dana jumbo Rp23,7 triliun. Dana tersebut diperoleh melalui aksi korporasi private placement yang bertujuan menyehatkan armada Citilink dan pemeliharaan pesawat Garuda.

Wakil Direktur Utama, Thomas Sugiarto Oentoro, menyebut dukungan ini momen krusial bagi perusahaan. Suntikan modal ini diharapkan meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat posisi Garuda di industri penerbangan.

Meskipun mendapat suntikan modal, Garuda masih mencatat kinerja rugi. Rugi bersih perusahaan tercatat US$182,53 juta per kuartal III/2025, meningkat 39,10% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan usaha Garuda juga turun 6,7% YoY menjadi US$2,39 miliar pada kuartal III/2025. Penurunan ini menunjukkan tantangan yang harus dihadapi meski ada dukungan modal baru.

Fokus Modernisasi dan Teknologi Penerbangan

Presiden Prabowo meminta Garuda mengikuti tren teknologi penerbangan dunia. Hal ini menjadi bagian dari strategi transformasi maskapai agar bisa bersaing secara internasional.

Glenny menegaskan, pengembangan teknologi akan menjadi prioritas Garuda. Upaya ini mencakup modernisasi armada dan integrasi sistem layanan berbasis teknologi terkini.

Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Garuda sebagai maskapai nasional sekaligus pemain global. Transformasi tersebut juga mendukung visi Indonesia sebagai pusat transportasi udara di Asia Tenggara.

Dengan fokus pada teknologi dan modernisasi, Garuda siap menghadapi tantangan industri penerbangan global. Konektivitas, kualitas layanan, dan inovasi menjadi pilar utama pengembangan maskapai.

Investasi dan dukungan pemerintah menjadi kunci percepatan transformasi Garuda. Dengan strategi yang tepat, Garuda Indonesia bisa mendunia dan tetap menjadi kebanggaan nasional.

Pertumbuhan Garuda akan membawa dampak positif bagi ekonomi, pariwisata, dan industri penerbangan. Presiden Prabowo menekankan bahwa Garuda harus tidak hanya kuat di dalam negeri, tapi juga bersaing di pasar internasional.

Konsistensi pemerintah dalam mendukung modernisasi maskapai menjadi modal utama keberhasilan Garuda. Dukungan ini mencerminkan tekad Indonesia untuk memiliki maskapai nasional berkelas dunia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index