Kementerian ATR/BPN Percepat Sertifikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:51:31 WIB
Nusron Targetkan Sertifikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Setahun

JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menargetkan penyelesaian sertifikasi sebanyak 14 ribu bidang tanah wakaf di Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam tempo satu tahun, mengingat data menunjukkan baru 24 persen tanah yang telah memiliki sertifikat.

"Dengan kerja sama MoU ini, semoga kekurangan sekitar 14 ribu bidang tanah wakaf mudah-mudahan selesai dalam waktu satu tahun," kata Nusron dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Kementerian ATR/BPN menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan 28 rektor perguruan tinggi negeri serta swasta asal Provinsi Sulawesi Selatan guna membantu menuntaskan persoalan pertanahan, terutama mempercepat sertifikasi tanah wakaf melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik.

Menurut Menteri Nusron, capaian sertifikasi tanah wakaf di Sulsel saat ini masih tergolong rendah. Berdasarkan data Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kementerian Agama, dari total 18 ribu bidang tanah wakaf yang tercatat, hanya 4.516 bidang atau sekitar 24,87 persen yang sudah bersertifikat.

Angka tersebut, lanjut dia, masih berada di bawah rata-rata nasional yang telah menyentuh angka sekitar 58 persen.

"Saya mohon bantuan Bapak-Bapak Rektor agar KKN Tematik ini betul-betul memiliki KPI (indikator kerja utama) yang jelas dan berdampak kepada masyarakat," ujar dia.

Secara nasional, Kementerian ATR/BPN menargetkan seluruh tanah wakaf di Indonesia rampung bersertifikat pada 2028. Pelibatan perguruan tinggi lewat KKN Tematik menjadi salah satu strategi pemerintah guna mempercepat sertifikasi tanah wakaf di tingkat nasional.

Model KKN Tematik ini sebelumnya sukses diimplementasikan oleh Universitas K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Dalam kurun tiga bulan, mahasiswa KKN Tematik dari kampus itu sukses membantu penyelesaian sertifikasi 2.487 bidang tanah wakaf.

"Keberhasilan itu saya 'copy paste' saya bawa ke sini. Harapan saya, tahun depan saat datang lagi ke Sulawesi Selatan, sertipikat tanah wakaf dan tempat ibadah semua agama di Sulawesi Selatan sudah mencapai 100 persen atau minimal mendekati 100 persen," katanya.

Terkini