COAL Tak Cetak Pendapatan, Rugi Rp 8,23 Miliar di Kuartal I 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 02:49:01 WIB
Kinerja Negatif PT Black Diamond Resources Tbk pada Kuartal I 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - Perusahaan batu bara, PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) menunjukkan laporan keuangan yang minus pada kuartal pertama tahun 2026.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, Jumat (3/7/2026), COAL menghasilkan pendapatan sebesar Rp 0 selama kuartal pertama 2026. 

Sebagai perbandingan, di masa yang sama pada tahun sebelumnya, COAL masih memperoleh pendapatan mencapai Rp 126,51 miliar.

Di kuartal pertama tahun 2026 ini, COAL juga sama sekali tidak memperoleh laba kotor. Padahal pada kuartal pertama tahun sebelumnya, COAL masih meraup laba kotor sebesar Rp 19,74 miliar.

 Sementara itu, beban umum yang ditanggung COAL mencapai Rp 4,83 miliar pada kuartal pertama 2026.

Melalui hasil performa tersebut, Black Diamond Resources mengalami kerugian yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sepanjang kuartal pertama 2026 mencapai Rp 8,23 dipicu angka miliaran. Padahal di kuartal pertama tahun 2025, COAL masih mengantongi laba bersih senilai Rp 5,35 miliar.

Melihat pada aspek aset, COAL per Maret 2026 ini mengumpulkan jumlah keseluruhan Rp 824,79 miliar.

 Jumlah ini mengalami kenaikan secara tahunan jika diukur dari posisi akhir Desember 2025 yang tercatat sebesar Rp 803,02 miliar.

Lebih jauh lagi, COAL melaporkan jumlah kewajiban atau liabilitas COAL sebesar Rp 466,93 miliar sampai kuartal pertama 2026. Sebagai penutup, COAL mencatatkan modal atau ekuitas sejumlah Rp 357,86 miliar pada periode kuartal yang sama.

Terkini