Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 3 Juli 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 01:59:31 WIB
Ditopang Saham Perbankan, IHSG Hari Ini Berpotensi Rawan Koreksi [FOTO: NET].

JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan hari Kamis (2/7/2026) di zona hijau. Kenaikan indeks komposit tersebut disokong oleh performa saham-saham perbankan berkapitalisasi besar yang sebagian besar bergerak menguat.

Mengacu pada data IDX Mobile, IHSG terangkat sebesar 0,87% atau bertambah 49,44 poin menuju level 5.744. Realisasi perdagangan menunjukkan sebanyak 418 saham ditutup menguat, 230 saham bergerak melemah, dan 311 saham lainnya bertahan stagnan.

Jika membedah barisan saham pendorong indeks, sektor perbankan mendominasi penguatan pada hari ini. 

Di antaranya adalah saham BBCA yang melaju 3,57% ke harga Rp5.800, BBRI menguat 0,75% menjadi Rp2.690, BMRI naik 2,36% ke posisi Rp3.900, BBNI bertumbuh 2,26% ke level Rp3.170, BNLI menguat 0,43% menuju Rp2.320, serta BRIS yang finis menguat 1,50% ke angka Rp1.690.

Lompatan performa IHSG hari ini menandai penguatan yang terjadi selama dua hari berturut-turut sejak penutupan perdagangan hari Rabu (1/2/2026). 

Mengingat pada akhir Juni 2026 IHSG kerap mendarat di zona merah, posisi indeks komposit saat ini dinilai masih memperlihatkan depresiasi sebesar 2,37% dalam sepekan terakhir, serta menyusut 6,25% dalam kurun waktu sebulan ke belakang.

Menurut pandangan tim riset Stockbit Sekuritas, kebijakan pemerintah yang menyuntikkan dana segar bernilai triliunan rupiah kepada jajaran bank-bank pelat merah (Himbara) menjadi stimulus positif bagi pasar.

 Sebagaimana yang diinformasikan sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Jumat (26/6/2026) mengonfirmasi bahwa pemerintah bakal kembali menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke kelompok Himbara demi memelihara stabilitas likuiditas sektor perbankan.

Melalui proyeksi para analis, penambahan penempatan likuiditas ini berpotensi mendongkrak akumulasi dana SAL milik pemerintah di Himbara hingga menyentuh angka Rp400 triliun.

"?Kami menilai bahwa perkembangan ini positif bagi saham–saham big banks, terutama Himbara, mengingat Net Interest Margin (NIM) akan mendapatkan dukungan dari sisi Cost of Fund di tengah tantangan untuk menaikkan lending yield pasca kenaikan BI Rate akibat kompetisi yang intens di segmen korporasi dan belum optimalnya pertumbuhan segmen konsumer dan UMKM," tulis analis.

Sementara itu, untuk pergerakan pasar pada hari Jumat (3/7/2026), tim analis MNC Sekuritas memberikan proyeksi bahwa pergerakan IHSG masih berisiko mengalami koreksi guna menguji rentang level 5.472 hingga 5.540.

 Berdasarkan perhitungan analisis teknikal, posisi indeks saat ini diidentifikasi masih berada dalam struktur bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam.

"Namun, cermati skenario merah di mana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3," tulis MNC Sekuritas, dikutip Jumat (3/7/2026).

Pihak MNC Sekuritas mengalkulasi area batas bawah (support) IHSG akan berada di titik 5.486 dan 5.317, sedangkan target batas atas (resistance) dipatok pada level 6.007 dan 6.286.

13:23 WIB IHSG Melonjak 2,46%

Laju IHSG melesat tajam sebesar 2,46% atau bertambah 141,45 poin ke posisi 5.886,01 pada akhir perdagangan sesi pertama. Tercatat sebanyak 535 saham menguat, 135 saham terkoreksi, dan 289 saham lainnya bergerak stagnan. 

Sejumlah emiten yang sukses menempati jajaran top gainers siang ini antara lain PT Electronic City Indonesia Tbk. (ECII) yang melompat 26,32% dan PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX) yang menguat sebesar 25%.

09:06 WIB IHSG Dibuka Melesat 2%

Pada pembukaan pasar, IHSG langsung bergerak menguat sebesar 2,05% atau naik 118,05 poin menuju posisi 5.862,61. Dalam dinamika awal tersebut, sebanyak 398 saham bergerak menghijau, 117 saham memerah, dan 444 saham tidak mengalami perubahan posisi.

Terkini