Kemenperin Bantu Pemulihan PT Pakerin yang Setop Operasi Sejak 2024

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:10:01 WIB
Lini Kertas Setop, Kemenperin Siapkan Mitigasi untuk PT Pakerin [FOTO: NET].

JAKARTA -Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyusun strategi mitigasi guna menyokong pemulihan aktivitas kerja PT Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) pasca-mencuatnya kabar mengenai sarana produksi serta risiko pemutusan hubungan kerja (PHK).

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif menyampaikan bahwa pihak kementerian telah mengundang manajemen PT Pakerin untuk mendapatkan klarifikasi seputar situasi operasional perseroan. 

Tindakan ini menjadi tindak lanjut dari arahan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Industri Agro guna merespons kabar yang beredar sekaligus menyiapkan sokongan yang diperlukan oleh perusahaan.

Berdasarkan penjelasan Febri, pemanggilan tersebut ditujukan untuk memvalidasi situasi operasional pabrik dan menyusun rancangan penyelamatan secara gesit serta terukur. Chief Financial Officer (CFO) PT Pakerin mendatangi undangan dimaksud dan melangsungkan diskusi bersama Plt Dirjen Industri Agro di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Dari hasil diskusi didapati bahwa PT Pakerin mengelola dua lini produksi utama, yakni pembuatan kertas karton untuk wadah kemasan serta pengolahan soda api atau caustic soda (NaOH). 

Komoditas kertas karton tersebut dipakai sebagai bahan baku pembungkus bermacam produk manufaktur. Sementara itu, komoditas soda api diaplikasikan untuk keperluan sektor industri, sektor rumah tangga, hingga kebutuhan laboratorium.

Febri menerangkan bahwa untuk lini pembuatan soda api terpantau masih berjalan dengan normal. Sebaliknya, lini pembuatan kertas karton kedapatan menyetop aktivitas produksinya untuk sementara waktu semenjak Desember 2024 dipicu oleh kendala internal perseroan. 

Kendati demikian, jajaran manajemen PT Pakerin dikabarkan tengah melangsungkan pembenahan internal serta berikhtiar menyelesaikan tanggung jawab mereka kepada para buruh.

Menurut penilaian Kemenperin, sekarang mulai tampak indikasi positif menyangkut penyelesaian pemenuhan hak-hak buruh beriringan dengan alur pemulihan kondisi finansial perseroan. 

Perusahaan tersebut dinilai mempunyai andil krusial bagi urat nadi ekonomi daerah lantaran merangkul masyarakat di area sekitar pabrik serta memicu perputaran ekonomi di wilayah tersebut.

Sebagai instrumen dari agenda pemulihan, Kemenperin menyatakan kesiapannya untuk menyokong operasionalisasi kembali lini pembuatan kertas karton yang sekarang ini masih vakum.

“Ditjen Industri Agro telah menerima penjelasan dari PT Pakerin. Kemenperin mendukung pemulihan operasional lini produksi perusahaan serta pemenuhan kewajiban terhadap hak pekerja. Pada kesempatan tersebut, Kemenperin juga menyampaikan bahwa kami telah mengusulkan pemenuhan kebutuhan bahan baku untuk fasilitas produksi kertas karton mereka,” kata Febri.

Febri mengimbuhkan bahwa Menteri Perindustrian telah menginstruksikan segenap jajaran di Kemenperin untuk memantau performa sektor manufaktur domestik secara kontinu dan bergerak cepat terhadap tiap kabar seputar penyetopan pabrik atau potensi PHK. 

Langkah strategis tersebut diaplikasikan guna membendung berhentinya operasional sarana produksi sekaligus mengawal eksistensi sektor industri nasional.

“Bapak Menteri memerintahkan seluruh jajaran untuk memonitor kinerja industri nasional serta melakukan langkah mitigasi cepat terhadap industri yang mengalami gangguan pada rantai pasok maupun permintaan,” ujar Febri.

Kemenperin menegaskan komitmennya untuk mengawal ketahanan produksi industri domestik serta mengokohkan koordinasi bersama para pelaku usaha. 

Ikhtiar tersebut dijalankan guna memelihara kesinambungan modal investasi, memproteksi para tenaga kerja, sekaligus mempertahankan nilai saing sektor industri nasional di pasar internasional.

Terkini