Pertamina Hulu Energi Cetak Laba Bersih US$2,17 Miliar di Tahun 2025

Senin, 15 Juni 2026 | 04:18:31 WIB
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) [FOTO : NET].

JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang bertindak selaku Subholding Upstream Pertamina menorehkan rapor kinerja positif di sepanjang tahun buku 2025. 

Lewat agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Rabu (10/6/2026), perusahaan sukses mencatatkan perolehan laba bersih senilai US$2,17 miliar. 

Capaian impresif ini ditopang oleh kontribusi segenap entitas afiliasi, mulai dari lini Regional 1 hingga Regional 5, Elnusa, Badak LNG, serta Pertamina Drilling Service Indonesia.

Hingga menutup periode Desember 2025, PHE diinformasikan berhasil memproduksi minyak dan gas bumi (migas) menyentuh angka 1,032 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD).

 Akumulasi realisasi tersebut mencakup komponen produksi minyak sebesar 556 ribu barel per hari (MBOPD) serta volume produksi gas di angka 2.757 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). 

Laju pertumbuhan produksi ini disokong oleh agenda program pengembangan lapangan secara masif, termasuk di antaranya penuntasan agenda pemboran eksploitasi pada 887 sumur di sepanjang tahun lalu.

Pada lini aktivitas eksplorasi, PHE bergerak gencar memperkuat penemuan lumbung sumber daya baru lewat eksekusi pemboran 20 sumur eksplorasi serta pelaksanaan survei seismik 2D dan 3D secara ekstensif. 

Berkat agenda tersebut, pihak korporasi berhasil mengantongi perolehan temuan sumber daya kontingen (2C) mencapai 1.097,43 juta barel setara minyak (MMBOE). 

Hasil penemuan ini didominasi oleh penemuan Migas Non-Konvensional (MNK) di kawasan Wilayah Kerja Rokan yang menyumbangkan porsi sebesar 724,22 juta barel minyak (MMBO).

Di luar aktivitas eksplorasi dalam negeri, PHE juga membukukan penambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 314 MMBOE yang bersumber dari realisasi agenda korporasi berupa merger dan akuisisi (M&A). 

Bentuk kontribusi yang terbilang signifikan lahir dari aset internasional di Aljazair, melalui pengerjaan proyek MLN Phase 5 yang bertempat di Blok 405a. 

Langkah ekspansi strategis ini dieksekusi perusahaan demi mengawal keberlanjutan produksi jangka panjang sekaligus memperkokoh posisi tawar di pasar migas dunia.

Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y Nasroen, memaparkan bahwa capaian angka produksi yang menembus lebih dari 1 juta BOEPD serta penemuan lumbung sumber daya baru bertindak selaku manifestasi konkret atas komitmen perusahaan dalam mengawal ketahanan energi.

"Pencapaian produksi lebih dari 1 juta BOEPD dan penemuan sumber daya baru lebih dari 1 miliar BOE menunjukkan komitmen PHE untuk terus menjaga ketahanan energi nasional," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (15/6/2026).

Hermansyah mengutarakan, rentetan keberhasilan ini merupakan buah manis dari hasil sinergi yang terjalin erat antara para pekerja, pihak pemerintah, serta segenap pemangku kepentingan dalam mengawal kelancaran roda operasi di tengah ketatnya tantangan industri hulu migas.

"Ke depan, PHE akan terus fokus pada peningkatan kinerja operasional yang unggul, penerapan teknologi dan inovasi, serta pengembangan sumber daya dan cadangan secara berkelanjutan," tuturnya.

Terkini