Jakarta - Bagi Mahasiswa, keberadaan printer bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan salah satu “senjata” utama untuk menyelesaikan berbagai tugas kuliah.
Mulai dari mencetak makalah, laporan penelitian, proposal kegiatan, hingga handout materi perkuliahan, semua membutuhkan perangkat yang andal.
Kriteria utamanya jelas, yaitu biaya cetak harus hemat, mesin tahan dipakai dalam jangka panjang, bisa dioperasikan langsung dari ponsel, dan tentu saja mampu bekerja cepat saat dikejar deadline.
Di pasar Indonesia, jenis printer ink tank masih menjadi primadona berkat efisiensi biaya operasionalnya, diikuti oleh printer laser monokrom yang terkenal cepat dan praktis untuk cetak teks.
Cara Memilih Printer yang Tepat untuk Mahasiswa
Memilih printer yang sesuai untuk mahasiswa bisa terasa membingungkan, apalagi bagi yang baru pertama kali ingin membeli.
Selain meninjau spesifikasi dan fitur, penting juga menyesuaikannya dengan anggaran. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Untuk Mencetak Dokumen Teks, Printer Standar Sudah Cukup
Jika tujuan utama hanya mencetak teks, printer dengan spesifikasi sederhana sudah memadai.
Printer jenis ini cukup untuk mencetak skripsi atau tugas harian, bahkan tipe paling dasar di pasaran bisa dibeli dengan harga di bawah satu juta rupiah, sehingga cocok bagi mahasiswa yang ingin hemat.
Printer standar umumnya berupa inkjet dengan sistem cartridge dan koneksi USB. Meskipun kapasitas cetaknya tidak sebesar printer ink tank, jenis ini sudah mencukupi untuk mencetak dokumen sekitar 50-60 halaman.
Selain inkjet, printer laser standar juga bisa menjadi pilihan karena proses mencetaknya lebih cepat.
Namun, printer laser memerlukan perawatan lebih, termasuk penggantian toner, blade, dan drum secara berkala. Terkadang, diperlukan bantuan teknisi untuk membuka printer saat mengganti komponen.
Oleh karena itu, printer laser bisa dianggap terlalu kompleks untuk kebutuhan sederhana.
2. Pertimbangkan Printer “Print Only” untuk Perawatan Lebih Mudah
Printer yang hanya bisa mencetak biasanya lebih awet dibandingkan printer all-in-one karena komponennya lebih sedikit, sehingga biaya perawatan lebih rendah.
Printer jenis ini biasanya memiliki harga lebih terjangkau karena kemampuan cetaknya terbatas.
Kecepatan dan resolusi cetak juga biasanya lebih rendah, serta minim fitur tambahan. Beberapa printer standar memiliki fungsi copy dan scan sehingga masuk kategori all-in-one.
Namun, printer all-in-one cenderung lebih boros tinta saat digunakan untuk fotokopi, karena fungsi ini tetap memerlukan tinta.
Jika sering terjadi kerusakan, satu masalah bisa memengaruhi fungsi lain, misalnya scanner yang rusak bisa membuat printer tidak bisa mencetak. Hal ini tidak akan terjadi pada printer print only, yang fokus hanya untuk mencetak.
Scanner pada printer all-in-one juga memerlukan pemakaian rutin. Jika jarang digunakan, pelicin pada scanner bisa mengering dan membuat pergerakan mekanisme tersendat.
Oleh karena itu, printer all-in-one sebaiknya digunakan minimal seminggu sekali agar semua fungsinya tetap optimal.
3. Untuk Pemakaian Jangka Panjang, Pilih Printer Ink Tank
Jika ingin menggunakan printer sejak awal kuliah untuk berbagai kebutuhan, printer dengan sistem ink tank lebih dianjurkan.
Sistem ini memudahkan proses isi ulang tinta dan lebih tahan lama untuk penggunaan jangka panjang.
Printer inkjet dengan cartridge tradisional membutuhkan penyuntikan tinta atau infus melalui selang, yang rentan salah bagi pemula.
Dengan ink tank, proses refill cukup menuang tinta ke tabung, lebih praktis, dan mengurangi risiko kesalahan.
Selain itu, printer ink tank biasanya memiliki daya tahan lebih tinggi dibanding cartridge karena tinta tidak mudah mampet, dan kapasitas cetaknya lebih banyak sehingga frekuensi refill lebih jarang.
4. Jika Banyak Mencetak dari Smartphone, Pilih Printer Wireless
Printer dengan koneksi nirkabel membuat proses cetak lebih praktis dibandingkan menggunakan kabel, yang kadang membutuhkan adapter tambahan. Printer wireless memungkinkan pencetakan dari HP maupun beberapa komputer sekaligus.
Koneksi nirkabel dapat berupa Wi-Fi, Bluetooth, Wi-Fi Direct, Apple AirPrint, Google Cloud Print, atau melalui aplikasi pihak ketiga. Jika sering menyimpan dokumen atau tugas di HP, printer dengan fitur ini akan sangat membantu.
Dengan memperhatikan faktor-faktor di atas, mahasiswa bisa memilih printer yang sesuai kebutuhan, nyaman digunakan, dan hemat biaya.
Rekomendasi Printer Untuk Mahasiswa
Berikut ini disajikan beberapa rekomendasi printer untuk mahasiswa yang layak dipertimbangkan.
Pemilihan didasarkan pada biaya tinta, kemudahan perawatan, kecepatan mencetak, serta fitur-fitur modern seperti koneksi Wi-Fi, pencetakan dua sisi otomatis, dan Automatic Document Feeder (ADF).
1. Epson EcoTank L3250
Printer ini telah lama menjadi favorit di kalangan mahasiswa karena sistem tangki tintanya yang sangat hemat.
Dengan sekali pengisian, printer mampu mencetak ribuan halaman, sangat cocok untuk mencetak tugas, laporan, atau skripsi.
Fitur koneksi Wi-Fi memungkinkan pencetakan langsung dari laptop, ponsel, atau tablet tanpa kabel.
Desainnya kompak sehingga mudah ditempatkan di meja belajar kos atau apartemen dengan ruang terbatas.
Kecepatan cetak cukup baik untuk kebutuhan harian, dan hasil cetaknya tajam baik untuk teks maupun gambar berwarna.
Perkiraan harga: Rp2.500.000 – Rp2.800.000
2. Canon PIXMA G2730
Canon PIXMA G2730 menawarkan kombinasi antara harga terjangkau dan kualitas cetak yang solid.
Tangki tinta yang mudah diisi ulang membuat perawatan lebih sederhana tanpa risiko tumpah.
Printer ini mampu menghasilkan cetakan teks dan gambar yang tajam, ideal untuk laporan ilmiah, presentasi, atau brosur.
Mendukung berbagai ukuran kertas, printer ini juga cocok untuk kebutuhan kreatif seperti undangan atau poster kecil.
Daya tahannya cukup baik sehingga bisa digunakan bertahun-tahun dengan perawatan yang tepat.
Perkiraan harga: Rp2.200.000 – Rp2.500.000
3. HP Smart Tank 720
HP Smart Tank 720 hadir dengan layar sentuh mini untuk navigasi mudah, koneksi Wi-Fi stabil, dan dukungan aplikasi HP Smart untuk mencetak dari jarak jauh.
Printer ini juga dilengkapi fitur duplex otomatis yang mencetak dua sisi kertas sekaligus, menghemat kertas dan waktu, sangat bermanfaat untuk dokumen panjang seperti skripsi atau laporan penelitian.
Hasil cetak tajam, dan tinta orisinalnya memiliki kapasitas besar sehingga biaya per halaman lebih hemat.
Perkiraan harga: Rp3.300.000 – Rp3.700.000
4. Brother DCP-T420W
Printer ini dikenal karena daya tahan tinggi dan minim masalah teknis, membuatnya populer di kalangan mahasiswa yang ingin perangkat mudah dirawat.
Tangki tinta transparan memudahkan pengecekan sisa tinta sebelum habis.
Selain mencetak, printer ini juga bisa memindai dan menyalin dokumen dengan kualitas baik.
Kecepatan cetaknya cukup tinggi untuk dokumen teks, cocok bagi mahasiswa yang mencetak dokumen dalam jumlah sedang hingga banyak.
Perkiraan harga: Rp2.400.000 – Rp2.700.000
5. Brother DCP-T720DW
Brother DCP-T720DW adalah printer multifungsi dengan fitur lengkap untuk mahasiswa yang membutuhkan alat cetak serbaguna.
Printer ini mendukung duplex otomatis, koneksi nirkabel stabil, serta hasil cetak hitam putih profesional dan warna yang tajam, cocok untuk presentasi atau desain.
Kecepatan cetaknya tinggi dan kualitasnya konsisten, sehingga ideal untuk mahasiswa tingkat akhir yang membutuhkan printer andal.
Perkiraan harga: Rp3.700.000 – Rp4.000.000
6. Canon PIXMA G3020
Printer ini ideal bagi mahasiswa yang memerlukan perangkat multifungsi dengan kapasitas cetak besar sekaligus hemat tinta.
Dengan dukungan koneksi nirkabel, pencetakan bisa dilakukan langsung dari smartphone, tablet, atau laptop.
Hasil cetak warna sangat memuaskan, cocok untuk materi visual seperti diagram, foto, atau desain arsitektur.
Konsumsi tintanya lebih efisien dibanding printer biasa, sehingga biaya cetak bulanan bisa ditekan.
Perkiraan harga: Rp2.900.000 – Rp3.200.000
7. HP LaserJet M110w
HP LaserJet M110w merupakan printer laser monokrom yang cepat dan efisien, sesuai untuk mahasiswa yang sebagian besar mencetak dokumen hitam putih.
Desainnya kompak sehingga mudah dipindahkan dan tidak memakan banyak tempat di meja belajar.
Kecepatan cetak tinggi membuat printer ini pas untuk menghadapi deadline tugas. Biaya cetak per halaman rendah, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang.
Perkiraan harga: Rp1.900.000 – Rp2.200.000
8. Epson EcoTank L5290
Epson EcoTank L5290 adalah printer serbaguna yang dilengkapi fitur ADF (Automatic Document Feeder), memudahkan pemindaian dan penyalinan banyak halaman sekaligus.
Kualitas cetak konsisten baik untuk teks maupun gambar, sementara konsumsi tinta tetap hemat meskipun digunakan intensif.
Fitur pencetakan dari cloud sangat berguna untuk kerja kelompok atau akses file dari penyimpanan online.
Perkiraan harga: Rp4.000.000 – Rp4.500.000
9. Canon imageCLASS LBP6030w
Printer ini adalah model laser monokrom dengan kecepatan cetak tinggi dan hasil yang stabil. Desain minimalis memudahkan penempatan di meja belajar kecil.
Sangat cocok untuk mahasiswa yang sering mencetak dokumen panjang seperti jurnal, buku referensi, atau skripsi.
Daya tahannya tinggi sehingga dapat digunakan bertahun-tahun tanpa masalah berarti.
Perkiraan harga: Rp2.000.000 – Rp2.300.000
10. Brother HL-L2375DW
Brother HL-L2375DW menjadi pilihan unggul bagi mahasiswa yang membutuhkan printer laser monokrom dengan fitur duplex otomatis dan koneksi Wi-Fi stabil.
Kecepatan cetaknya mencapai 34 halaman per menit, membuatnya sangat efisien untuk pekerjaan yang membutuhkan kecepatan tinggi.
Toner berkapasitas besar juga menekan biaya cetak per halaman, sehingga ideal untuk mahasiswa yang sering mencetak dokumen dalam jumlah banyak setiap minggu.
Perkiraan harga: Rp3.000.000 – Rp3.400.000
Sebagai penutup, dengan daftar ini, Anda bisa menemukan rekomendasi printer untuk mahasiswa yang hemat, andal, dan sesuai kebutuhan cetak harian maupun tugas kuliah.