Kekalahan Tipis Roma Tidak Mengurangi Semangat Liga Italia

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:54:53 WIB
Kekalahan Tipis Roma Tidak Mengurangi Semangat Liga Italia

JAKARTA - AS Roma harus pulang tanpa poin saat menghadapi Udinese. 

Pertandingan berlangsung di Bluenergy Stadium dengan skor akhir 0-1. Gol tunggal dicetak oleh Jurgen Ekkelenkamp pada awal babak kedua.

Hasil ini membuat Roma tetap berada di peringkat kelima klasemen. Tim memiliki total 43 poin hingga pekan ke-23 Liga Italia musim ini. Sementara Udinese naik ke posisi kesembilan dengan koleksi 32 poin.

Walau kalah, Roma menunjukkan semangat juang yang tinggi sepanjang laga. Tim terus menekan pertahanan Udinese di babak kedua. Peluang demi peluang tetap diciptakan untuk mengejar gol penyeimbang.

Udinese Tampil Agresif Sejak Awal

Udinese memulai pertandingan dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Dalam 10 menit awal, mereka melepaskan dua percobaan dari dalam kotak penalti. Kiper Roma, Mile Svilar, mampu mengantisipasi seluruh peluang tersebut dengan baik.

Roma baru mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama pada menit ke-28. Donyell Malen mencoba melepaskan sepakan, namun berhasil ditepis kiper Maduka Okoye. Serangan tim tamu terus mencoba menembus rapatnya pertahanan Udinese.

Kedua tim saling menunjukkan kualitas permainan. Udinese mengandalkan serangan cepat, sementara Roma fokus pada penguasaan bola. Pertandingan berlangsung ketat dengan tensi tinggi di setiap lini.

Gol Ekkelenkamp Membuka Keunggulan Udinese

Babak kedua baru berjalan empat menit saat Udinese memecah kebuntuan. Jurgen Ekkelenkamp mencetak gol melalui eksekusi tendangan bebas. Tendangan tersebut tak mampu dihentikan oleh Svilar, membawa Udinese memimpin.

Kebuntuan sebelumnya memberi tekanan tersendiri bagi Roma. Tim langsung meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Dominasi penguasaan bola menjadi strategi utama tim dalam sisa pertandingan.

Meskipun tertinggal, semangat juang Roma tetap terlihat jelas. Para pemain terus berupaya mencari celah di pertahanan lawan. Kreativitas dan peluang terus diciptakan meski belum membuahkan hasil.

Tekanan Roma dan Rapatnya Pertahanan Udinese

Roma mencoba berbagai cara untuk menyamakan kedudukan. Serangan demi serangan dilancarkan dari sisi sayap maupun tengah. Namun, rapatnya lini belakang Udinese membuat banyak peluang gagal dikonversi.

Beberapa tembakan Roma berhasil diblok sebelum mengarah ke gawang. Tim menunjukkan kesungguhan meski menghadapi pertahanan solid. Kedisiplinan dan organisasi Udinese menjadi faktor utama kemenangan mereka.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Roma gagal mencetak gol penyeimbang. Kekalahan ini sekaligus menghentikan rentetan kemenangan tim di Serie A. Meskipun demikian, tim tetap menunjukkan performa yang patut diapresiasi.

Optimisme Roma di Sisa Musim

Kekalahan ini menjadi pengalaman berharga bagi Roma. Tim bisa belajar dari tekanan dan strategi lawan untuk pertandingan berikutnya. Peluang meraih hasil positif di laga-laga mendatang tetap terbuka lebar.

Pelatih menekankan pentingnya fokus dan perbaikan lini serang. Kesempatan untuk menambah poin masih banyak tersisa hingga akhir musim. Para pemain diharapkan menjaga semangat juang dan kerjasama tim yang baik.

Dengan pengalaman ini, Roma optimis menghadapi sisa musim. Kekalahan tidak mengurangi motivasi untuk bersaing di papan atas Liga Italia. Tim siap bangkit dan menunjukkan kualitas terbaik di pertandingan berikutnya.

Terkini

Padel 99 Court Dorong Prestasi Olahraga Kota Pekalongan

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:54:54 WIB

Seleksi Pimpinan Tinggi Dorong Industri Olahraga Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:54:54 WIB

Turnamen Voli Perkuat Solidaritas Antarinstansi Mappi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:54:54 WIB

Turnamen Voli Muara Tuhup Perkuat Semangat Masyarakat

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:54:54 WIB

Manchester City Tetap Optimis Kejar Gelar Liga Inggris

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:54:53 WIB